Warner Bros. Discovery Ingin Tingkatkan Game Berbasis DC

Author

Andy Conscientia
Sabtu, 16 Apr 2022 | 14:10 WIB

Warner Bros. Discovery, perusahaan baru yang dibentuk dari merger dari Discovery dan WarnerMedia tengah mencari cara untuk meningkatkan produksi film, sinema dan game dari DC Entertainment.

Menurut laporan Variety, langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan nilai dari IP DC Entertainment dengan rencana yang kohesif. Hal tersebut termasuk memberikan banyak nilai bagi karakter seperti Joker atau Harley Quinn. Eksekutif Discovery ingin menyaksikan lebih banyak film Superman yang belum pernah memiliki film standalone sejak Man of Steel.

Selain sinema dan serial TV, Warner Bros. Discovery juga dilaporkan akan meningkatkan produksi game dari karakter DC Entertainment. Discovery sendiri telah memiliki Warner Bros. Interactive Entertainment, yang telah mengerjakan tiga game berdasarkan properti DC: Gotham Knights, dalam pengembangan di WB Games Montréal (Batman: Arkham Origins) dan akan diluncurkan pada 25 Oktober; Suicide Squad: Kill the Justice League, sedang dikembangkan di Rocksteady (Batman: Arkham Origins, Batman: Arkham City, Batman: Arkham Knight) dan akan diluncurkan pada awal 2023; dan Wonder Woman, dalam pengembangan di Monolith Productions (F.E.A.R., Middle-earth: Shadow of Mordor, Middle-earth: Shadow of War).

Melihat sisa studio yang dimiliki oleh WBIE, pilihannya agak terbatas. TT Games telah mengerjakan game LEGO (yang terbaru, Star Wars: The Skywalker Saga, baru saja diluncurkan) selama lebih dari satu dekade; Avalanche Software sedang mengerjakan Hogwarts Legacy, yang akan diluncurkan pada Holiday 2022, dan mungkin akan membangunnya jika game tersebut ternyata berhasil.

Sementara Warner Bros. Games Boston (sebelumnya Turbine), San Diego, dan San Francisco semuanya berfokus pada pengembangan game mobile, sementara WB Games New York saat ini tampaknya hanya menjadi studio pendukung. Lalu ada NetherRealm Studios, tentu saja, yang mungkin sedang mengerjakan game Injustice baru; tapi sepertinya itu tidak sesuai dengan target, karena genre game fighting tetap relatif niche.

Jika Warner Bros. Discovery benar-benar berusaha membuat lebih banyak game berdasarkan karakter DC Entertainment, mungkin harus mempertimbangkan untuk mengakuisisi beberapa studio atau melisensikan IP kepada developer eksternal.






Be the first to write a comment.



Penjualan Xbox Lampaui PlayStation di Jepang
Desain Dari ASUS ROG Phone 6 Mulai Terungkap
Ultra Blade akan hadir pada musim panas tahun ini
Angka pemain Fall Guys meningkat setelah game ini eksklusif di Epic
Incoherence akan hadir di perangkat mobile pada 30 Juni
The House of Da Vinci 3 akan diluncurkan dalam waktu dekat
POCO Resmi Rilis F4 5G Secara Global, Usung Snapdragon 870 dan Layar 120Hz
SEGA Umumkan Game Multiplayer Terbaru, Hyenas
Atari Rayakan Ulang Tahun Ke 50 Dengan Logo Baru Dan Game Lamanya
Spesifikasi ASUS ROG Phone 6 Bocor, Bawa RAM 18GB
Video Dari Game Scarface II Telah Dipublikasikan Secara Online
No Man’s Sky Untuk Switch Ditunda Hingga Oktober mendatang
1. Brain Out
Android
2. RFS – Real Flight Simulator
Android
3. Grand Theft Auto: San Andreas
Android
4. Disney Sorcerer’s Arena
iOS
5. Counter-Strike: Global Offensive
PC
6. God of War
PC
7. Elden Ring
PC
  • Desain Dari ASUS ROG Phone 6 Mulai Terungkap
  • POCO Resmi Rilis F4 5G Secara Global, Usung Snapdragon 870 dan Layar 120Hz
  • Spesifikasi ASUS ROG Phone 6 Bocor, Bawa RAM 18GB
  • MediaTek Rilis Dimensity 9000 Plus Dengan Prime Core Lebih Kencang
  • ASUS ROG Phone 6 Akan Usung Sistem Pendingin Yang Lebih Baik