Unity rilis Unity Game Simulation berbasis cloud, permudah developer untuk testing pre-launch

Author

Andy Conscientia
Kamis, 26 Mar 2020 | 23:18 WIB

Unity Technologies baru saja meluncurkan Unity Game Simulation, sebuah layanan yang mengizinkan game studio untuk menyempurnakan game mereka pada saat test pre-launch melalui simulasi berbasis cloud.

Cloud Simulation ini juga dirilis sebagai bagian dari Games Developer Summit dan saat ini tersedia dalam tahap open beta termasuk uji coba secara gratis.

Dalam press rilisnya Unity Game Simulation mampu mempersingkat waktu dan biaya saat pengujian pre-launch. Hal ini bisa dicapai dengan mensimulasikan jutaan game secara cepat dan akurat dengan basis cloud. Secara singkat hal tersebut mampu mengurangi budget yang dibutuhkan untuk merilis game. Unity Game Simulation juga berjalan di Google Cloud yang lebih stabil dengan tingkat keamanan yang tinggi dan integrasi yang mudah .

Vice President AI dan Machine Learning Unity Technologies, Danny Lange, dalam rilis resmi yang diterima DewaGG, Kamis (26/03/2020) yang menjelaskan:

“Bahkan game yang dikembangkan dengan baik akan gagal jika tidak seimbang. Sebelumnya untuk menyeimbangkan game sangat bergantung pada uji coba manusia dan penambahan kembali secara manual yang tak terhitung jumlahnya. Seluruh proses itu mahal, lambat, dan tidak efisien. Cara yang lebih baik untuk menyeimbangkan game Anda adalah dengan Unity Game Simulation, di mana Anda dapat menjalankan ribuan simulasi gameplay di cloud yang dapat memberikan hasil yang lebih akurat agar gamer yang mencoba game tersebut lebih fokus pada faktor penting seperti “feel” dan “fun” dari game yang diuji coba.”

Furyion Games merupakan salah satu diantara developer game yang mencoba Unity Game Simulation untuk Death Carnival. Death Carnival sendiri merupakan game shooter top-down online multiplayer yang memiliki sistem persenjataan yang kompleks. Furyion menggunakan tool ini untuk menemukan kombinasi yang tepat untuk base weapon dan ammo pada game tersebut.

Unity Game Simulation juga mampu mengkalkulasikan weapon module dan power up untuk karakter yang dimainkan dan menghitung waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tiap level dari game tersebut.

Pendiri dan Direktur Furyion juga menambahkan:

“Melalui pengembangan Death Carnival, kami meminta tim kami mencoba menyeimbangkan setiap senjata dengan mencobanya satu persatu. Menggunakan Unity Game Simulation dapat menghemat ratusan jam dan puluhan ribu dolar tenaga kerja. Karena integrasi yang mudah dengan Unity Editor, kami dapat menjalankan simulasi, lalu dengan cepat membuat gameplay berubah dalam beberapa saat. Proses ini ratusan kali lebih cepat daripada dengan playtesters. Kami juga dapat merancang simulasi untuk memberikan hasil yang berkualitas tinggi. Ini benar-benar mengubah perspektif saya tentang cara terbaik, paling efisien untuk keseimbangan game. “

Unity Game Simulation bertujuan untuk menyempurnakan proses balancing game. Metode ini juga membantu playtester dari aspek pengujian yang berulang dan berat. Teknologi ini juga berfungsi sebagai alternatif untuk alat yang tidak akurat dan rumit, seperti spreadsheet, yang masih digunakan di studio game sampai saat ini. Dengan Unity Game Simulation, pembuat game dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk fokus pada faktor yang lebih penting seperti desain, dan merelokasi anggaran game untuk pemasaran dan pembangunan komunitas. Hal ini dapat mempersingkat waktu perilisan game.






Be the first to write a comment.



Penjualan Xbox Lampaui PlayStation di Jepang
Desain Dari ASUS ROG Phone 6 Mulai Terungkap
Ultra Blade akan hadir pada musim panas tahun ini
Angka pemain Fall Guys meningkat setelah game ini eksklusif di Epic
Incoherence akan hadir di perangkat mobile pada 30 Juni
The House of Da Vinci 3 akan diluncurkan dalam waktu dekat
POCO Resmi Rilis F4 5G Secara Global, Usung Snapdragon 870 dan Layar 120Hz
SEGA Umumkan Game Multiplayer Terbaru, Hyenas
Atari Rayakan Ulang Tahun Ke 50 Dengan Logo Baru Dan Game Lamanya
Spesifikasi ASUS ROG Phone 6 Bocor, Bawa RAM 18GB
Video Dari Game Scarface II Telah Dipublikasikan Secara Online
No Man’s Sky Untuk Switch Ditunda Hingga Oktober mendatang
1. Brain Out
Android
2. RFS – Real Flight Simulator
Android
3. Grand Theft Auto: San Andreas
Android
4. Disney Sorcerer’s Arena
iOS
5. Counter-Strike: Global Offensive
PC
6. God of War
PC
7. Elden Ring
PC
  • Desain Dari ASUS ROG Phone 6 Mulai Terungkap
  • POCO Resmi Rilis F4 5G Secara Global, Usung Snapdragon 870 dan Layar 120Hz
  • Spesifikasi ASUS ROG Phone 6 Bocor, Bawa RAM 18GB
  • MediaTek Rilis Dimensity 9000 Plus Dengan Prime Core Lebih Kencang
  • ASUS ROG Phone 6 Akan Usung Sistem Pendingin Yang Lebih Baik