Ubisoft umumkan Prince of Persia: The Dagger of Time berbasis VR

Author

Andy Conscientia
Kamis, 13 Feb 2020 | 11:27 WIB

Ubisoft mencoba hal baru dengan menghadirkan suasana Escape Room khas Prince of Persia ke dalam virtual reality. Prince of Persia: The Dagger of Time ini mengambil basis dari seri Prince of Persia klasik yang dibuat oleh Jordan Mechner di tahun 1989.

Buat kamu yang belum pernah mendengar genre Escape Room yang merupakan game yang dimana sekelompok pemain yang terkunci di dalam suatu ruangan, untuk bisa keluar, pemain diharuskan memecahkan puzzle. Hanya saja kali ini, Ubisoft menghadirkannya ke virtual reality, dimana pemain ditantang agar dapat memecahkan puzzle yang lebih rumit dan membingungkan.

Ubisoft Düsseldorf yang mengembangkan Prince of Persia: The Dagger of Time yang akan dirilis di musim semi tahun ini dengan lebih dari 300 lokasi. Prince of Persia: The Dagger of Time mengambil setting era Sands of Time yang pertama kali dirilis pada 2003 lalu dan pernah menjadi basis bagi film Hollywood pada 2010.

Sebelumnya Ubisoft Blue Byte membuat VR Escape Room Beyond Medusa’s Gate and Escape the Lost Pyramid. Prince of Persia: The Dagger of Time mengambil target semua umur yang bisa dimainkan dengan dua, tiga, hingga empat pemain yang dapat membentuk tim dan bekerjasama memecahkan puzzle dan mencari jalan keluar dari Fortress of Time.

Prince of Persia: The Dagger of Time mengambil cerita tentang para pemain yang dipanggil oleh Kaileena sang Empress of Time. Pemain diharuskan untuk menghentikan rencana jahat penyihir yang mencoba mengembalikan pasir pada Hourglass of Time dan menciptakan pasukan monster pasir. Agar dapat melarikan diri dari Fortress of Time. Pemain diharuskan bekerja sama memecahkan puzzle dengan menggunakan kekuatan Dagger of Time yang dapat mengubah waktu.

“Mengendalikan waktu dalam VR merupakan pengalaman unik, dimana pemain akan merasakan kekuatan Dagger of Time di tangan mereka sendiri.” ungkap Ubisoft. Ubisoft telah berkerjasama di lebih dari 300 lokasi di seluruh dunia dan dalam kesempatan yang sama Managing Director German Ubisoft, Benedikt Grindel, menyatakan bahwa Prince of Persia: The Dagger of Time akan menjadi proyek awal bagi jaringan distribusi pasar hiburan berbasis lokasi.






Be the first to write a comment.



Kreator dari BlazBlue, Toshimichi Mori Mundur dari Arc System Works
Serial Blood Origin, prekuel dari Witcher akan melakukan premier di bulan Desember
Perilisan Oxenfree 2 telah ditunda
Pendaftaran pre-registrasi Girls Frontline: Neural Cloud telah dibuka
Game MMORPG Ashfall akan segera hadir
Penjualan Slime Rancher 2 mencapai impian developer hanya dalam 6 jam
Anbernic RG353V Resmi Diumumkan, Konsol Portable dengan RK3566
GPD Win 4 Konsol Gaming Portable dengan Layar 6 Inci, AMD Ryzen 7 6800U dan RAM Hingga 32GB
AMD Ryzen 9 7950X Pamerkan Efesiensi Daya Dengan Overclock 6.5 GHz dan 270W
Loose Nozzles sudah keluar di iOS dan Android
Modern Warfare 2 Beta Sukses Raih Hampir 110 Ribu Pemain Aktif di Steam
Jadwal perilisan pasti Scorn 
1. Brain Out
Android
2. RFS – Real Flight Simulator
Android
3. Grand Theft Auto: San Andreas
Android
4. Disney Sorcerer’s Arena
iOS
5. Counter-Strike: Global Offensive
PC
6. God of War
PC
7. Elden Ring
PC
  • Anbernic RG353V Resmi Diumumkan, Konsol Portable dengan RK3566
  • Google Pixel Tablet Akan Usung Layar 11 Inci Dan Storage 256GB
  • Logitech Umumkan Konsol Portable G Cloud, Dukung Xbox dan GeForce Now
  • ASUS Resmi Rilis ROG Phone 6D Series, Usung Dimensity 9000 Plus, RAM LPDDR5X
  • Samsung Dilaporkan Tengah Kembangkan Exynos 2300 Untuk Galaxy S23