Riot Games mengakuisisi developer Hytale, Hypixel Studios

Author

Arfito Adi Nugroho
Sabtu, 18 Apr 2020 | 13:00 WIB

Belakangan ini Riot Games terus mengeluarkan game seperti Legends of Runeterra, Teamfight Tactics, dan Valorant. Tahun lalu, mereka hanya mengeluarkan satu game populer, yaitu League of Legends, dan saat ini mereka sudah memiliki lima game yang kebanyakan memiliki genre berbeda. Dan kali ini, mereka dapat menambahkan genre blocky, game yang serupa dengan Minecraft, Hytale dalam daftar game mereka.

Hypixel Studios awalnya merupakan sekelompok modder Minecraft yang dikumpulkan oleh Riot. Diumumkan pada tahun 2018 den didukung oleh angel investor termasuk Riot. Hytale merupakan RPG co-op fantasi ambisius, dilengkapai dengan mengumpulkan minigame dan sebuah sandbox dimana kamu bisa membuat duniamu sendiri. Meskipun banyak kemiripan dengan Minecraft, Hytale mengandalkan kekuatan sanbox untuk ekspresi dir dan meingkatkannya.

Sekarang Hypixel memiliki sumber daya lebih dan membuka lowongan untuk 20 posisi baru untuk kantor barunya di Irlandia, tapi studio mengatakan bahwa bisnis akan terus berjalan seperti biasa.

“Kami akan terus beroperasi seperti biasa, tapi Riot akan menjadi perusahaan induk kami dan kami memiliki akses ke sumberdaya mereka. Artinya akan lebih banyak dana untuk Hytale, keamanan lebih untuk tim kami, dan dukungan penasihat dari perusahaan yang sudah berjalan dan beroperasi secara sukses”, kata Simon Collins-Laflamme selaku co-founder memastikan komunitas.

Jadi meskipun Hypixel merupakan studio Riot, mereka tetap akan independen, dan akuisisi tidak akan berdampak pada server Hypixel Minecraft atau Hypixel Inc, yang terus melanjutkan mod Minecraft.

Ini bukanlah pertama kali Riot mengakuisisi. Pada tahun 2016 mereka mengakuisisi developer Stonehearth dan Rising Thunder, Radiant Entertainment. Stonehearth akhirnya dirilis pada 2018 dengan beberapa fitur menghilang, sementara Rising Thunder dibatalkan.

Jadi terdapat lasan bagus untuk ragu mengenai akuisisi Riot, tapi Hypixel telah mencoba menjawab semua pertanyaan dala FAQ yang mengklarifikasi beberapa hal. Terdapat beberapa batas antara Riot dan Hypixel, seperti, developer Hytale akan dikerjakan oleh karyawan Hypixel bukan karyawan Riot. Studio akan berfungsi independen satu sama lain, jadi developer Riot tidak akan mengerjakan Hytale dan developer Hypixel tidak akan mengerjakan LoL.






Be the first to write a comment.



Penjualan Xbox Lampaui PlayStation di Jepang
Desain Dari ASUS ROG Phone 6 Mulai Terungkap
Ultra Blade akan hadir pada musim panas tahun ini
Angka pemain Fall Guys meningkat setelah game ini eksklusif di Epic
Incoherence akan hadir di perangkat mobile pada 30 Juni
The House of Da Vinci 3 akan diluncurkan dalam waktu dekat
POCO Resmi Rilis F4 5G Secara Global, Usung Snapdragon 870 dan Layar 120Hz
SEGA Umumkan Game Multiplayer Terbaru, Hyenas
Atari Rayakan Ulang Tahun Ke 50 Dengan Logo Baru Dan Game Lamanya
Spesifikasi ASUS ROG Phone 6 Bocor, Bawa RAM 18GB
Video Dari Game Scarface II Telah Dipublikasikan Secara Online
No Man’s Sky Untuk Switch Ditunda Hingga Oktober mendatang
1. Brain Out
Android
2. RFS – Real Flight Simulator
Android
3. Grand Theft Auto: San Andreas
Android
4. Disney Sorcerer’s Arena
iOS
5. Counter-Strike: Global Offensive
PC
6. God of War
PC
7. Elden Ring
PC
  • Desain Dari ASUS ROG Phone 6 Mulai Terungkap
  • POCO Resmi Rilis F4 5G Secara Global, Usung Snapdragon 870 dan Layar 120Hz
  • Spesifikasi ASUS ROG Phone 6 Bocor, Bawa RAM 18GB
  • MediaTek Rilis Dimensity 9000 Plus Dengan Prime Core Lebih Kencang
  • ASUS ROG Phone 6 Akan Usung Sistem Pendingin Yang Lebih Baik