Riot akan memberikan hadiah besar bagi yang bisa menemukan masalah kemanan di sistem anti-cheat Valorant

Author

Arfito Adi Nugroho
Minggu, 19 Apr 2020 | 19:00 WIB

Valorant sudah menjadi game shooter yang sangat populer, meskipun masih berada dalam fase uji coba closed beta yang terbatas, tapi beberapa pemain khawatir pada sistem anti-cheat Valorant. Sistem ini memiliki operasi dua bagian, yang terdiri atas client yang aktif ketika Valorant dijalankan, dan kernel mode driver yang salalu aktif. Hal ini sangat teknikal, tapi singkatnya kehadiran dari kernel telah membuat kekhawatiran pada resiko kemanan dan privasi.

Awal minggu ini Riot telah mem-post penjelasan mengenai Vanguard dan kenapa orang-orang tidak perlu khawatir. Melanjutkan penjelasan tersebut, Riot memberikan pesan baru yang membicarakan mengenai pendekatan keamanan secara umum dan filosofinya mengenai Vanguard, yang dikatakan akan membantu mereka meraih visi integritas kompetitif dan membuat mereka dapat melakukan adaptasi untuk melawan cheater.

“Vanguard tidak mengumpulkan atau memproses informasi personal apapun lebih dari solusi anti-cheat pada League of Legends saat ini. Riot tidak ingin tahu lebih tentang dirimu atau mesinmu lebih dari apa yang dibutuhkan untuk menjaga integritas tinggi dalam game-mu”, kata Riot.

Mereka juga menjelaskan secara garis besar bagaimana sistem tersebut bekerja:

  • Vanguard terdiri atas tiga komponen: client, driver, dan platform.
  • Client (user-mode) mengurus seluruh deteksi anti-cheat ketika game berlangsung.
  • Client butuh berkomunikasi dengan platform untuk menerima deteksi dan agar pemain bisa bermain.
  • Client tidak akan menganggap sebuah mesin terpercaya kecuali client mengetahui driver-nya; mesin yang tidak perpercaya tidak dapat memainkan Valorant.
  • Driver (kernel-mode) digunakan oleh client untuk melakukan validasi memori dan kondisi sistem, dan untuk memastikan client tidak dirusak.
  • Driver berjalan saat start-up untuk mencegah loading cheat hingga instalasi client.
  • Driver bisa di uninstall kapanpun, meskipun Valorant tidak akan berjalan tanpanya.
  • Driver tidak mengumpulkan atau mengirimkan informasi apapun mengenai kamputermu pada kami.

Riot juga mengumumkan mengenai program HackerOne Bug Bounty. Seperti Valve, Rockstar, dan Microsoft, Riot menawarkan hadiah berupa uang untuk siapapun yang bisa mencari tahu dan melaporkan kelemahan keamanan dalam layanan mereka, dan saat ini program tersebut diperluas dengan menambahkan hadiah spesifik untuk Vanguard.

“Bersamaan dengan game baru kami Valorant, kami telah menghadirkan solusi anti-cheat baru kami Vanguard untuk melawan cheater lebih efektif. Untuk memperkuat komitmen untuk keamanan pemain kami, kami menawarkan hadiah hingga $100,000 untuk laporan berkualitas tinggi yang mendemonstrasikan kelemahan pada kernel driver Vanguard”, tulis halaman HackerOne.






Be the first to write a comment.



Developer Among Us Rencanakan Map Terbaru Rilis Tahun Ini
Capcom Rilis Gameplay Berdurasi 12 Menit dari Resident Evil 4 remake
Pendaftaran pre-registrasi Street Fighter: Duel telah dibuka
Tomb Raider Reloaded akan hadir di iOS dan Android pada 14 Februari
Demo dari Wo Long: Fallen Dynasty Akan Rilis Pada 24 Februari
ARK: Survival Evolved Di Switch Akan Dapat DLC Ragnarok pada 7 Februari Mendatang
Valiant Hearts: Coming Home sudah keluar di iOS dan Android
Princess Farmer sudah keluar di iOS dan Android
Sons of The Forest Akan Rilis Di Early Access pada 23 Februari Mendatang
CATAN: Console Edition Akan Rilis Pada 28 Februari Mendatang
CrossfireX Tidak Lagi Bisa Dimainkan Mulai 18 Mei Mendatang
KartRider: Drift akan meluncurkan Season One
1. Brain Out
Android
2. RFS – Real Flight Simulator
Android
3. Grand Theft Auto: San Andreas
Android
4. Disney Sorcerer’s Arena
iOS
5. Counter-Strike: Global Offensive
PC
6. God of War
PC
7. Elden Ring
PC
  • Abxylute Umumkan Konsol Gaming Portable Terbarunya
  • Galaxy S23 Series Akan Usung RAM LPDDR5X
  • Samsung Konfirmasikan Jadwal Rilis dari Galaxy Unpacked untuk Galaxy S23 Series
  • TSMC Dilaporkan Akan Produksi Chipset Snapdragon 8 Gen 3 dalam Jumlah Besar
  • Samsung Dilaporkan Mulai Uji Coba One UI 5.1 Akan Rilis Bersama Galaxy S23 Series