Remedy jalin kerjasama dengan Epic untuk dua game terbarunya

Author

Andy Conscientia
Sabtu, 28 Mar 2020 | 00:02 WIB

Developer dari game Control, Remedy Entertainment pada Kamis (26/03/2020) baru saja menandatangani kerjasama terbarunya dengan Epic Games Publishing.

Dikutip dari VGC Jumat (27/03/2020), pendiri Remedy Entertainment, Sam Lake menyatakan bahwa Epic memahami apa yang dibutuhkan untuk membuat game berskala besar. Dan memberi kebebasan kepada developer yang berbasis di Finlandia tersebut untuk berkreasi.

Salah satu kesepakatan tersebut adalah game AAA multi-platform yang saat ini masuk di tahap pra produksi. Sedangkan game lainnya merupakan game berskala kecil yang masih masuk di franchise yang sama. Kedua game tersebut dikembangkan dengan engine milik Remedy, Northlight game engine.

Game ini akan dirilis untuk konsol generasi terbaru dan PC dalam beberapa tahun ke depan. Sementara itu developer yang bermarkas di Espoo, Finlandia ini akan tetap memiliki IP dari game tersebut dan profit dari game ini akan dibagi bersama Epic Games.

Sebelumnya Remedy menandatangani kesepakatan untuk menjual Control secara ekslusif di Epic Games Store pada PC dari kesepakatan tersebut Remedy mendapatkan dana sebesar $10 juta dari Epic Games

Pada Februari lalu Remedy mengungkapkan bahwa proyek game terbarunya ini memiliki progress yang memuaskan meski dikerjakan oleh 20 orang.

Namun sangat tidak memungkinkan untuk proyek “skala kecil” yang disebut dalam pengumuman hari ini adalah Codename Vanguard, yang merupakan game multiplayer yang dikerjakan oleh sekitar 15 orang terlebih lagi game tersebut tidak dikembangkan dengan Northlight Engine.

Sebelumnya Remedy juga menyatakan bahwa satu satunya proyek di studio ini adalah game single player untuk SmileGate’s Crossfire X yang dirilis untuk X Box One dan dua expansion pack untuk Control yang akan dirilis tahun ini.

Pada Februari lalu CEO Remedy Entertainment, Tero Virtala mengungkapkan bahwa Control merupakan pencapaian terbesar bagi perusahaan yang didirikan pada 1995 lalu tersebut. Game ini juga membuktikan kemampuan tim dan teknologi yang dimiliki oleh perusahaan.

Ia juga menambahkan review Control yang bagus meskipun biaya marketing untuk game action adventure ini terbilang rendah namun mencapai hasil penjualan yang memuaskan.

“Masih banyak gamer potensial yang masih belum mencoba Control dan kami pun secara bertahap akan menjangkau mereka.” Pungkasnya.

Sosok yang sebelumnya pernah menjabat di RedLynx ini juga akan terus mengembangkan game engine andalan mereka Northlight dengan tim yang berjumlah 40 orang.

Remedy Entertainment saat ini memiliki dua game yang diantaranya Alan Wake dan Control sedangkan IP untuk game ekslusif Xbox One Quantum Break tetep dipegang oleh Microsoft.






Be the first to write a comment.



Penjualan Xbox Lampaui PlayStation di Jepang
Desain Dari ASUS ROG Phone 6 Mulai Terungkap
Ultra Blade akan hadir pada musim panas tahun ini
Angka pemain Fall Guys meningkat setelah game ini eksklusif di Epic
Incoherence akan hadir di perangkat mobile pada 30 Juni
The House of Da Vinci 3 akan diluncurkan dalam waktu dekat
POCO Resmi Rilis F4 5G Secara Global, Usung Snapdragon 870 dan Layar 120Hz
SEGA Umumkan Game Multiplayer Terbaru, Hyenas
Atari Rayakan Ulang Tahun Ke 50 Dengan Logo Baru Dan Game Lamanya
Spesifikasi ASUS ROG Phone 6 Bocor, Bawa RAM 18GB
Video Dari Game Scarface II Telah Dipublikasikan Secara Online
No Man’s Sky Untuk Switch Ditunda Hingga Oktober mendatang
1. Brain Out
Android
2. RFS – Real Flight Simulator
Android
3. Grand Theft Auto: San Andreas
Android
4. Disney Sorcerer’s Arena
iOS
5. Counter-Strike: Global Offensive
PC
6. God of War
PC
7. Elden Ring
PC
  • Desain Dari ASUS ROG Phone 6 Mulai Terungkap
  • POCO Resmi Rilis F4 5G Secara Global, Usung Snapdragon 870 dan Layar 120Hz
  • Spesifikasi ASUS ROG Phone 6 Bocor, Bawa RAM 18GB
  • MediaTek Rilis Dimensity 9000 Plus Dengan Prime Core Lebih Kencang
  • ASUS ROG Phone 6 Akan Usung Sistem Pendingin Yang Lebih Baik