Rainbow Six Siege Adopsi Sistem Ping Apex Legend

Author

Arfito Adi Nugroho
Kamis, 20 Feb 2020 | 20:37 WIB

Komunikasi non verbal di Rainbow Six Siege akan mendapat upgrade besar. Ping 2.0, para pemain akan memiliki cari baru untuk memberikan informasi ke teman tanpa harus menggunakan mic. Penerapan Ping 2.0, pertama kali dikeluarkan pada test server pada awal tahun ke 5, sistem ini akan membuat membunyikan ping pada gadget yang akan menunjukkan lokasi pemain di peta.

Hal ini merupakan perubahan besar pada sistem Ping sejak rilisnya game ini di tahun 2015. Saat ini kamu dapat memberikan ping sebuah lokasi dengan membuat tanda berwarna kuning. Sistem ini berjalan dengan baik, tapi sangat sulit menjelaskan arti dari ping tersebut jika tidak dilengkapi dengan pemberitahuan suara. Setelah melihat sitem Ping yang inovatif dari Apex Legend, fans dari Siege meminta Ubisoft untuk menerapkan ping yang sama untuk Siege.

Membutuhkan waktu satu tahun untuk membuat hal ini terjadi. Ping 2.0 hanya bekerja untuk gadget. Setiap pemain hanya memiliki salah satu ping gadget yang bisa digunakan, tapi ping itu akan tetap terlihat sampai gadget itu dihancurkan. Ini merupakan langkah awal yang baik, meskipun masih jauh dari yang diterapkan pada Apex Legend.

Berdasarkan Jean-Baptiste Halle dan game director Leroy Athanassoff di Six Invitational 2020, Ubisoft sadar para pemain menginginkan perkembangan pada Ping 2.0 di masa depan. “Para pemain sudah menunjukkan contoh dari ping system kepada kami selama bertahun-tahun. Kami anginmelakukannya secara bertahap karena ini adalah game besar.” Pada dasaranya, rencanya dimulai dari sesuatu yang kecil dan terus berkembang dibanding langsung mengimplementasikan keseluruhan sistem bing secara bersamaan.

Ubisoft belum mengetahui bentuk final dari sistem ini akan seperti apa, tapi Athanassoff mengatakan bahwa tujuannya dari sistem ini adalah kontekstual, sebagai contoh jika kita melakukan ping ke tembok yang dapat mengartikan “tembus tembok ini.” Akan memakan banyak waktu untuk sampai ke titik itu, tapi terdengar layak untuk ditunggu.






Be the first to write a comment.



Star Ocean: The Divine Force Akan Dirilis Pada Oktober Mendatang di PC dan Konsol
Disney Dreamlight Valley Akan Rilis di Early Access Pada September Mendatang
Sony Resmi Umumkan Lini Gaming Gear Untuk PC, INZONE
Banana Kong 2 akan dirilis pada musim panas tahun ini
Fall Guys mendorong Epic Games Store pada rekor jumlah pemain baru
Era of Conquest akan meluncurkan Closed Beta Test di bulan Juli
Trailer baru Fallout: London
ARM Umumkan Immortalis-G715, GPU Pertama Dengan Ray Tracing
Bandai Namco Umumkan Game Remake dari Pac-Man World
Return to Monkey Island Dikonfirmasi Rilis di Switch Dan PC Tahun Ini
Paragon Pioneers sudah tersedia di iOS setelah diluncurkan di Android minggu lalu
Versi PC Persona 5 Royal akan dilengkapi dengan semua DLC
1. Brain Out
Android
2. RFS – Real Flight Simulator
Android
3. Grand Theft Auto: San Andreas
Android
4. Disney Sorcerer’s Arena
iOS
5. Counter-Strike: Global Offensive
PC
6. God of War
PC
7. Elden Ring
PC
  • ARM Umumkan Immortalis-G715, GPU Pertama Dengan Ray Tracing
  • Desain Dari ASUS ROG Phone 6 Mulai Terungkap
  • POCO Resmi Rilis F4 5G Secara Global, Usung Snapdragon 870 dan Layar 120Hz
  • Spesifikasi ASUS ROG Phone 6 Bocor, Bawa RAM 18GB
  • MediaTek Rilis Dimensity 9000 Plus Dengan Prime Core Lebih Kencang