Pemegang Saham Codemasters Setujui Akuisisi Oleh Electronic Arts

Author

Andy Conscientia
Jumat, 5 Feb 2021 | 06:55 WIB

Pemegang saham Codemasters baru saja melalukan voting dan menyetujui akuisisi perushaan tersebut oleh Electronic Arts pada rapat umum Rabu (03/02/21) waktu setempat. Sebanyak 63 dari 76 pemegang saham yang mewakili sebanyak 99% saham Codemasters menyetujui pengakuisisian perusahaan tersebut oleh Electronic Arts.

Dewan Codemasters sebelumnya telah merekomendasikan untuk melakukan voting terhadap pengakuisisian perusahaan oleh EA pada rapat tersebut. Hasil voting tersebut mengungkap bahwa kini Codemasters mendapat restu dari mayoritas dewan untuk persetujuan akuisisi tersebut. Langkah berikutnya adalah pengesahan keputusan tersebut di pengadlian pada 16 Februari mendatang, selain persetujuan hukum persaingan usaha.

Saham Codemaster kemudian akan ditangguhkan pada 18 Februari dan akan dibatalkan dari transaksi saham di AIM yang merupakan pasar saham London Stock Exchange pada 19 Februari mendatang. Akuisisi Electronic Arts terhadap Codemaster membuat perusahaan yang berbasis di Inggris tersebut bernilai kurang lebih $1.2 milyar dan transaksi akusisi tersebtu diperkirakan akan selesai pada kuartal pertama di 2021 ini.

Codemasters merupakan publisher dari berbagai game racing ternama termasuk Dirt, F1, Grid dan OnRush. Perusahaan yang berbasis di Banbury, Inggris tersebut juga telah mengamankan lisensi untuk FIA World Rally Championship (WRC) dan pada 2019 lalu Codemasters mengakuisisi Slightly Mad yang merupakan developer dibalik seri Project Cars dan Fast & Furios Crossroads.

Perusahaan Induk Rockstar Take-Two Interactive sempat menawarkan untuk mengakuisisi Codemasters sebelum akhirnya EA mengajukan harga yang lebih tinggi. Menurut EA pengakuisisian Codemasters tersebut akan membuat EA menjadi pemimpin di game racing dan EA nantinya juga akan merilis game racing setiap tahunnya.

EA juga memiliki beberapa franchise game racing ternama seperti Need for Speed dan Burnout dengan bergabungnya Codemasters akan menambah portofolio EA di game racing. Sayangnya EA kesulitan dengan franchise Need for Speed yang seharusnya dirilis tiap dua tahun sekali. Pada tahun lalu franchise game tersebut dialihkan oleh developer berbasis Inggris, Criterion Games dan mengumumkan perombakan Ghost Games yang berbasis di Swedia yang telah mengembangkan empat game racing.






Be the first to write a comment.



Ubisoft Umumkan The Division Heartland Untuk PC dan Mobile
Sony Siap Produksi PlayStation 5 Generasi Terbaru Pada 2022 Mendatang
MechWarrior 5 akhirnya akan hadir di Steam dan GOG bulan ini
Sledgehammer Games dikonfirmasi Activision membuat game Call of Duty selanjutnya
Serial manga Made in Abyss akan diadaptasi menjadi game RPG
World of Warcraft: The Burning Crusade Classic kemungkinan akan diluncurkan pada 1 Juni
Mass Effect: Legendary Edition Dapat Dimainkan di 240 fps di PC, 120fps di Xbox Series X
Stunlock Studios Umumkan V Rising, Game Survival Vampire Untuk PC
SEGA Rilis Gameplay Trailer dari Total War: WARHAMMER III
Silver Centurion memasuki dunia pertarungan Marvel Contest of Champions
Update Watch Dogs Legion menambahkan dua profesi
Game simulasi RPG, Simure Vikings, telah melakukan soft launch di beberapa negara
1. Brain Out
Android
2. RFS – Real Flight Simulator
Android
3. Grand Theft Auto: San Andreas
Android
4. Disney Sorcerer’s Arena
iOS
  • Desain Dari Samsung Galaxy Z Flip 3 Terkuak
  • Smartphone Xiaomi Kembali Meledak, Kali Ini Giliran Redmi Note 9 Pro
  • Redmi Ungkap Rencana Populerkan Smartphone Gaming dengan K40 Game Enhanced Edition
  • Xiaomi dan Samsung Kolaborasi Rancang Chipset Custom, Usung ARM Cortex-X2 dan GPU Mali
  • Update Terbaru iOS Dukung Kontroller PS5 dan Xbox Series X|S