Pasar Laptop dengan SSD Meningkat Tajam, Penjualan Laptop “Jadul” Lesu

Author

Andy Conscientia
Sabtu, 15 Feb 2020 | 19:52 WIB

Firma Riset Pasar memprediksi di akhir 2020, tak akan ada lagi laptop yang masih menggunakan harddisk konvensional sebagai ruang penyimpanan utama.

Namun masih terlalu awal untuk menilai bahwa HDD bakal ditinggalkan, namun hasil riset di atas menggambarkan situasi pasar yang mulai berubah.

Dibanding Hard Disk Drive (HDD), Solid State Drive (SSD) memang lebih cepat dan SSD tak memiliki komponen yang bergerak yang cenderung rentan apalagi kini harga satu keping SSD mulai menurun selama dekade terakhir. Dan di platform laptop, popularitas HDD menurun tajam, setidaknya untuk negara-negara di Eropa Barat.

Dari riset pasar yang dilakukan oleh Context menyebut, lebih dari 93 persen penjualan laptop baru, didominasi oleh laptop yang memakai SSD sebagai komponen penyimpanan utama. Selama dua tahun terakhir SSD komponen standar pada 66.7% laptop keluaran terbaru. Harga SSD yang kian terjangkau menjadi faktor utama, banyaknya konsumen meninggalkan HDD.

Salah satu Analis Context, Gurvan Meyer menerangkan bahwa harga per gigabyte terpantau terus menurun sepanjang 2019 juga menjadi salah satu faktor bagi para pabrikan untuk menjual laptop ber SSD dengan harga yang kompetitif.

Sementara layanan penyimpanan berbasis cloud juga semakin terjangkau dan layanan online streaming juga menjadi trend, hal tersebut membuat kebutuhan akan ruang penyimpanan fisik berkapasitas tinggi makin rendah.

Sayangnya dari riset tersebut tidak dijelaskan secara detail berapa banyak laptop yang dijual di negara-negara Eropa Barat yang masih memakai HDD sebagai pilihan ruang penyimpanan kedua. Disisi lain performa yang dimiliki SSD membuat pelanggan mau membayar lebih daripada mendapat kapasitas yang lebih besar di HDD.

Meyer menambahkan, mayoritas pelanggan saat ini sudah merasakan performa SSD dan mau membayar lebih untuk komponen penyimpanan ini.

Context juga memprediksi, sampai akhir 2020 setiap laptop baru yang terjual di negara-negara Eropa Barat memakai SSD sebagai ruang penyimpanan utama. Belanda akan memulai trend ini terlebih dahulu, dengan jumlah pasar laptop dan desktop PC yang masih menggunakan HDD hanya mencapai kurang dari 2 persen di 2019 lalu.

Diikuti dengan Jerman yang menjadi pasar SSD terbesar dengan market share sekitar 93,4 persen dan Inggris menempati urutan terakhir dengan market share 9,9 persen bagi PC yang masih memakai HDD di kuartal keempat 2019 lalu.






Be the first to write a comment.



ViewSonic Rilis Monitor Gaming 27 Inci VX2720-4K-PRO Dengan Resolusi 4K 144Hz
Skull & Bones Baru Saja Lulus Rating ESRB
Squad mendapatkan update terbesar
Valorant akan mulai mendengarkan voice chat pada bulan Juli
Developer Valve Peringatkan Pengguna Steam Deck Tidak Ganti Drive M.2 Yang Lebih Besar
AYANEO Pamerkan Konsol Portable Berdesain Flip
Mikrotransaksi akan hadir di Halo: The Master Chief Collection
Tricky Mouse akan keluar di iOS dan Android
Update 1.6. Stardew Valley
No More Heroes III Akan Dirilis di PS5, PS4, Xbox Series dan Xbox One Pada Oktober Mendatang
Ubisoft Dilaporkan Akan Umumkan Skull & Bones pada Bulan Depan
From Software Dilaporkan Tengah Kembangkan Banyak Proyek Game Terbaru
1. Brain Out
Android
2. RFS – Real Flight Simulator
Android
3. Grand Theft Auto: San Andreas
Android
4. Disney Sorcerer’s Arena
iOS
5. Counter-Strike: Global Offensive
PC
6. God of War
PC
7. Elden Ring
PC
  • Desain Dari ASUS ROG Phone 6 Mulai Terungkap
  • POCO Resmi Rilis F4 5G Secara Global, Usung Snapdragon 870 dan Layar 120Hz
  • Spesifikasi ASUS ROG Phone 6 Bocor, Bawa RAM 18GB
  • MediaTek Rilis Dimensity 9000 Plus Dengan Prime Core Lebih Kencang
  • ASUS ROG Phone 6 Akan Usung Sistem Pendingin Yang Lebih Baik