Netflix Konfirmasikan Ekspansi Ke Layanan Game Mobile

Author

Andy Conscientia
Rabu, 21 Jul 2021 | 11:10 WIB

Netflix baru saja resmi mengkonfirmasikan akan memperluas ekspansinya ke video game. Pada laporan finansial yang baru saja dipublikasikan mengungkap bahwa perusahaan tersebut dalam tahap awal memperluas ekspansinya ke game termasuk game interaktif seperti Black Mirror Bandersnatch dan Stranger Things.

Perusahaan yang berbasis di California tersebut juga menyatakan bahwa game akan ditambahkan dalam layanan berlangganan Netflix tanpa biaya tambahan dan akan berforkus kepada layanan game untuk platform mobile.

“Kami memandang game sebagai kategori konten baru bagi kami, serupa dengan ekspansi kami ke film orisinal, animasi, dan TV tanpa naskah. Kami sangat senang dengan penawaran film dan serial TV kami dan kami mengharapkan landasan panjang untuk meningkatkan investasi dan pertumbuhan di semua kategori konten kami yang ada, tetapi karena kami hampir satu dekade mendorong program asli, kami pikir waktu yang tepat untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana anggota kami menghargai permainan.” Jelas Netflix dalam surat resminya.

Pada minggu lalu Netflix telah menunjuk mantan eksekutif Electronic Arts dan Facebook untuk mengawasi proyek terbarunya tersebut. Menurut laporan Bloomberg juga mengklaim bahwa Netflix berencana untuk menambahkan video game ke dalam platform streamingnya dalam 12 bulan kedepan dan akan dikategorikan sebagai program terbaru.

Bloomberg juga melaporkan bahwa Netflix tidak akan memberi biaya tambahan untuk mengakses koleksi gamenya, namun diperkirakan biaya berlangganan keseluruhan diperkirakan akan meningkat.

Saat ini Netflix tengah merekrut tim pengembangan game di situs resminya, meskipun begitu, perusahaan yang berbasis di California tersebut masih belum memutuskan strategi pengembangan game. Netflix juga sebelumnya menyatakan bahwa untuk memasuki pasar gaming merupakan tantangan tersendiri. Pada 2019 lalu CEO Netflix Reed Hastings mengklaim bahwa perusahaannya tidak berencana untuk membuat layanan streaming game.

“Kami tidak bersaing dengan Fortnite lebih baik dengan melakukan sesuatu seperti layanan game streaming, karena kami tidak pandai dalam hal itu. Kami bersaing dengan melakukan acara TV paling menakjubkan yang pernah Anda lihat sehingga Anda meninggalkan Fortnite dan Anda datang untuk menonton acara kami.” Jelasnya pada saat itu.

Netflix telah menghasilkan lusinan adaptasi video game selama bertahun-tahun, terutama The Witcher, Sonic the Hedgehog, Castlevania, dan film Resident Evil. Saat ini juga sedang mengerjakan film adaptasi dari dua franchise Ubisoft: The Division dan Beyond Good & Evil, serta seri Assassin’s Creed.






Be the first to write a comment.



Penjualan Oculus Quest 2 Ditunda Karena Keluhan Iritasi Kulit
MSI Rilis Seri Laptop Gaming Terbaru Dengan Intel i5 dan i7 Core 11 Gen dan GeForce RTX 3070
Update Terbaru dari Microsoft Flight Simulator Tingkatkan Performa PC
Perilisan final Splitgate ditunda
Pendaftaran pre-registrasi Rush Rally Origins telah dibuka
Microsoft: Xbox Series X|S Jadi Konsol Dengan Penjualan Tercepat
F-Sim Space Shuttle 2 merupakan simulasi penerbangan realistis akan diluncurkan di iOS pada bulan Agustus
Street Fighter Duel dari Tencent akan dirilis secara global
Capcom Tambahkan Amaterasu dari Okami di Monster Hunter Rise
Nintendo Rilis Update System Pertama Untuk 3DS Setelah 9 Bulan
OnwardMobility Umumkan Pre-Commitment Program Jelang perilisan BlackBerry Terbaru
Nokia Resmi Umumkan Smartphone Tahan Banting, XR20
1. Brain Out
Android
2. RFS – Real Flight Simulator
Android
3. Grand Theft Auto: San Andreas
Android
4. Disney Sorcerer’s Arena
iOS
  • Penjualan Oculus Quest 2 Ditunda Karena Keluhan Iritasi Kulit
  • OnwardMobility Umumkan Pre-Commitment Program Jelang perilisan BlackBerry Terbaru
  • Nokia Resmi Umumkan Smartphone Tahan Banting, XR20
  • Foto Surface Duo 2.0 Mulai Terkuak, Usung Tiga Kamera Utama
  • Steam Deck Targetkan Gaming Di 30FPS