Investigasi PS5 Terungkap, DualSense Cuma Punya Umur 417 Jam

Author

Andy Conscientia
Minggu, 21 Feb 2021 | 22:55 WIB

Pada video teardown terbaru yang menginvestigasi permasalahan drift pada DualSense dan banyak kontroller lainnya mengungkap bahwa stik analog pada DualSense memiliki masa operasi hanya 417 jam. Menurut video dari kanal populer iFixit yang membongkar banyak joystick dari berbagai platform termasuk PlayStation 4, Xbox One, Nintendo Switch dan masih banyak lagi.

Beberapa dari platform yang disebutkan tadi memiliki permasalahan pada joystick yang dialami beberapa penguna termasuk Switch Joy-Cons, Xbox dan kini DualSense yang baru-baru ini juga mengalami gugatan class-action.

iFixit mencatat bahwa berdasarkan lembaran informasi dari ALPS, manufaktur yang memproduksi part joystick mengungkap bahwa masa operasi dari potentiometer stick adalah 2.000.000 cycle dengan fungsi center push sekitar 500.000 cycle.

Dari analisis iFixit pada gameplay Call of Duty: Warzone joystick analog tersebut hanya mampu bertahan dalam 417 jam. Namun hasilnya akan bervariasi untuk setiap game yang dimainkan.

Hal ini mengungkap apabila pemain PlayStation 5 menggunakan konsolnya selama dua jam setiap harinya, masa pakai dari kontroller konsol next-gen tersebut hanya dapat bertahan selama 7 bulan. iFixit juga menginvestigasi bahwa potentiometer pada joystick yang rusak dapat menyebabkan drift pada beberapa joystick.

Meskipun begitu iFixit juga mencatat bahwa kerusakan pada joystick tersebut juga bisa disebabkan oleh debu. iFixit juga memberi opsi bagi para pemain yang mengalami drift pada joystick. Opsi tersebut diantaranya memperbaiki sendiri atau mengembalikan kontroller tersebut sebagai bagian garansi, dan membeli kontroller baru.

Tuntutan hukum pengontrol drifting baru-baru ini menuduh Sony, Microsoft, dan Nintendo mengetahui masalah drifting pada kontroller mereka dan menuduh mereka melakukan praktik penipuan dengan terus menjual kontroller yang masih cacat.

Microsoft baru-baru ini mengeluarkan pernyataan baru yang menyerukan agar gugatannya dikeluarkan dari ruang sidang dengan memaksakan arbitrase, yang akan membuat sengketa diselesaikan oleh juri yang tidak memihak. Pada Maret 2020 lalu, Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Barat Washington memaksakan kasus Nintendo ke arbitrase, meskipun juga menolak tawaran Nintendo untuk membatalkan kasus tersebut.






Be the first to write a comment.



Game RPG Moonlight Sculptor sudah membuka pre-registrasi untuk Android
Lost Light akan melakukan soft launch di dua negara dalam waktu dekat
Tokyo Escape Call of Duty Mobile sudah dimulai
miHoYo Konfirmasikan Genshin Impact 1.5 Rilis Pada 28 April Mendatang
Duke Nukem 3D: Alien Armageddon V4.0 Resmi Rilis, Download Sekarang!
Meledak Saat Pengisian, POCO Malah Salahkan Pengguna X3
Cryptocurrency Baru Akan Picu Kelangkaan SSD Di Masa Mendatang
Naraka: Bladepoint akan melakukan open beta minggu depan
Lord of the Rings MMO buatan MMO dibatalkan
Mode Team Up! Aloy dan Lara Croft dalam Fortnite ditunda hingga minggu depan
ASUS Persiapkan Laptop Gaming Terbaru Dengan Intel Tiger Lake H45 dan RTX 3060
Paten Terbaru Galaxy Z Flip Bakal Usung Kamera Dual Punch Hole
1. Brain Out
Android
2. RFS – Real Flight Simulator
Android
3. Grand Theft Auto: San Andreas
Android
4. Disney Sorcerer’s Arena
iOS
  • Meledak Saat Pengisian, POCO Malah Salahkan Pengguna X3
  • Paten Terbaru Galaxy Z Flip Bakal Usung Kamera Dual Punch Hole
  • ASUS Gelar Program Tukar Tambah Smartphone Dengan Laptop
  • Smartphone Gaming Perdana Redmi Dengan Dimensity 1200 Bakal Resmi Rilis Pada Akhir April Mendatang
  • Samsung Dilaporkan Kembangkan Teknologi Kamera Dengan Olympus, Ini Dia Penampakannya