Google Tuntut Epic Games Games Salahi Kontrak Fortnite

Author

Andy Conscientia
Rabu, 13 Oct 2021 | 22:05 WIB

Google baru saja menuntut balik Epic Games Games dalam terkait kontrak Fortnite. Perselisihan hukum tersebut dimulai pada Agustus 2020 setelah Epic Games pindah untuk menghindari biaya platform dengan opsi pembayaran langsung baru di Fortnite, yang menyebabkan penghapusan game tersebut dari Google Play dan App Store.

Epic Games kemudian mengambil tindakan hukum untuk mengakhiri pembatasan anti-persaingan Apple dan Google di pasar perangkat seluler, meskipun baru-baru ini muncul di pihak yang kalah dalam pertempurannya dengan pembuat iPhone. Menjelang kasus Google dan Epic Games yang diadili, Google sebagai pemegang platform telah menggugat Epic Games Games atas apa yang diklaimnya sebagai pelanggaran kontrak yang disengaja.

Epic Games Games diklaim melanggar Google Play Developer Distribution Agreement (DDA), Google mengatakan bahwa Epic Games secara tidak adil memperkaya dirinya sendiri dengan mengorbankan pemegang platform dan mengekspos kelemahan keamanan yang berpotensi berbahaya.

“Epic Games melanggar ketentuan DDA ini pada 13 Agustus 2020 dengan mengaktifkan sistem pembayaran eksternalnya sendiri melalui perbaikan terbaru di Fortnite yang dirancang untuk melewati Google Play Billing. Sebagai akibat langsung dari pelanggaran kontrak Epic Games, Google telah mengalami kerugian, termasuk hilangnya ‘biaya layanan’ DDA secara global, dan ekosistem Google Play mengalami cedera karena perbaikan terbaru berpotensi mengekspos kerentanan keamanan yang dapat dieksploitasi untuk tujuan yang lebih jahat.”” demikian bunyi gugatan tersebut.

Apple baru-baru ini mengatakan tidak akan mempertimbangkan untuk membiarkan Fortnite kembali ke App Store sampai perselisihan hukumnya dengan Epic Games selesai, yang mungkin tidak akan berlangsung selama beberapa tahun. Epic Games mengajukan banding atas keputusan dalam gugatan antimonopolinya terhadap Apple, yang bulan lalu melihat hakim dalam aturan kasus terhadap pembuat Fortnite dalam sembilan dari 10 tuntutan yang diajukan terhadap perusahaan Apple. Awal pekan ini, Epic Games Games juga sedang mempertimbangkan untuk membuat film Fortnite sebagai bagian dari percakapan yang lebih luas tentang kemungkinan meluncurkan divisi hiburan yang berfokus pada pemrograman video skrip.

Menurut laporan The Information, Epic Games tengah menjajaki cara baru untuk mengembangkan mereknya pada saat ambisinya di ruang game seluler dibatasi oleh persilisihan hukumnya dengan Apple dan Google.






Be the first to write a comment.



Amnesic Spirits akan hadir di perangkat Android pada 24 Oktober
CEO Intel: Kelangkaan Chip Global Akan Berlanjut Hingga 2023
Trailer terbaru dari film Uncharted
Century: Age of Ashes akan hadir di perangkat mobile di tahun 2022
Riders Republic akan memberikan minggu gratis terakhir sebelum diluncurkan
Huawei Resmi Rilis Nova 9 Secara Global Tanpa Google
Among Us Akan Hadir di Xbox, PlayStation dan Xbox Game Pass Pada 14 Desember Mendatang
Xbox Konfirmasikan Storage Expansion Untuk Series X|S Berkapasitas 2TB dan 512GB
Halo Infinite Dukung Ray Tracing Berkat Kolaborasi Microsoft Dengan AMD
Lenovo Umumkan Xiaoxin Pad Pro 12.6 Stylus Gen 2 Dengan Dukungan Wireless Charging Dan Masih Banyak Lagi
Facebook dilakukan akan melakukan rebrand
Sea of Thieves merayakan 25 juta pemain dengan melemparkan koin
1. Brain Out
Android
2. RFS – Real Flight Simulator
Android
3. Grand Theft Auto: San Andreas
Android
4. Disney Sorcerer’s Arena
iOS
  • Huawei Resmi Rilis Nova 9 Secara Global Tanpa Google
  • Lenovo Umumkan Xiaoxin Pad Pro 12.6 Stylus Gen 2 Dengan Dukungan Wireless Charging Dan Masih Banyak Lagi
  • Google Resmi Rilis Pixel 6 Pro Mulai $899, Usung Layar LTPO 120Hz
  • Google Resmikan Pixel 6 Dengan Chipset Tensor, Kamera 50MP dan Layar 90Hz
  • Realme GT NEO 2T Resmi Dirilis, Usung MediaTek Dimensity 1200