Google Konfirmasikan Akan Tutup Stadia

Author

Andy Conscientia
Jumat, 30 Sep 2022 | 15:57 WIB

Google baru saja mengumumkan akan menutup layanan game streaming Stadia mulai tahun depan. Melalui pernyataan resminya, General Manager Stadia, Phil Harrison mengakui bahwa layanan tersebut tidak menarik lebih banyak pengguna sesuai ekspektasi sejak dirilis tiga tahun lalu.

Google juga akan mengembalikan dana atas pembelian hardware Stadia melalui Google Store dan seluruh game dan pembayaran konten add-on melalui Stadia store. Namun pemain masih dapat mengakses dan memainkan koleksi gamenya hingga 18 Januari 2023 mendatang.

“Selama bertahun-tahun, Google telah berinvestasi di berbagai aspek industri game. Kami membantu para developer membangun dan mendistribusikan aplikasi game di Google Play dan Google Play Game. Kreator game menjangkau penonton di seluruh dunia di YouTube melalui video, live streaming, dan Shorts. Dan teknologi cloud streaming kami menghadirkan gameplay yang imersif dalam skala besar. Beberapa tahun lalu, kami juga meluncurkan layanan consumer gaming, Stadia. Dan sementara pendekatan Stadia untuk streaming game untuk konsumen dibangun di atas fondasi teknologi yang kuat, itu belum mendapatkan daya tarik dengan pengguna yang kami harapkan, jadi kami telah membuat keputusan sulit untuk mulai menghentikan layanan streaming Stadia kami.” Jelas Harrison.

Menurut Google teknologi pada platform yang digunakan di Stadia nantinya akan dialihkan ke layanan perusahaan yang lain seperti YouTube, Google Play dan Augmented Reality.

Harrison juga menambahkan:

“Kami tetap sangat berkomitmen untuk bermain game, dan kami akan terus berinvestasi dalam alat, teknologi, dan platform baru yang mendukung kesuksesan pengembang, mitra industri, pelanggan cloud, dan kreator. Untuk tim Stadia, membangun dan mendukung Stadia dari awal didorong oleh hasrat yang sama terhadap game yang dimiliki para pemain kami. Banyak anggota tim Stadia akan meneruskan pekerjaan ini di bagian lain perusahaan. Kami sangat berterima kasih atas kerja inovatif tim dan kami berharap dapat terus memberikan dampak di seluruh game dan industri lainnya menggunakan teknologi streaming Stadia.”

Pada awal tahun ini, Busines Insider melaporakn bahwa Google telah mengalihkan fokusnya dari divisi Stadia dengan membuat kesepakatan dengan beberapa mitra termasuk Peloton, Capcom dan Bungie. Menurut laporan tersebut, Google tengah berdiskusi dengan para developer seperti Bungie dan Capcom untuk mengintegrasikan teknologi cloud streaming pada game mereka tanpa perlu menawarkan Stadia.

Penutupan Stadia tersebut juga menyusul setelah penutupan tim pengembangan game internal Google pada tahun lalu yang diklaim Google agar perusahaan tersebut lebih fokus ke studio pihak ketiga. Keputusan penutupan studio tersebut juga diikuti oleh pengunduran diri beberapa eksekutif Stadia termasuk Boss Stadia Jade Raymond yang mundur dari Google untuk membentuk studio game baru bernama Haven yang didukung oleh PlayStation. Studio bentukan Jade tersebut juga mempekerjakan enam mantan karyawan Stadia.






Be the first to write a comment.



Star Wars Battlefront II versi PSP Dilaporkan Telah Muncul Di PlayStation Store
Versi mobile Dead Cells akan menerima update baru
Talking Tom Time Rush sudah keluar di iOS dan Android
Trailer terbaru dari Brown Dust 2
Pengumuman trailer terbaru dari Amnesia: The Bunker
Bandai Namco Umumkan Pengapalan Digimon Survive Lampau 500.000 Kopi
Sky: Children of Light Akan Rilis di PlayStation 4 pada 6 Desember Mendatang
Gameloft Rilis Trailer Terbaru dari Disney Speedstorm
Update terbaru dari Skullgirls Mobile
Sonic Frontiers menambahkan 4 karakter dan mode baru pada 2023
Two Point Campus akan menuju luar angkasa
SEGA Rilis Combat Trailer Dan Screenshot Terbaru dari Like a Dragon: Ishin!
1. Brain Out
Android
2. RFS – Real Flight Simulator
Android
3. Grand Theft Auto: San Andreas
Android
4. Disney Sorcerer’s Arena
iOS
5. Counter-Strike: Global Offensive
PC
6. God of War
PC
7. Elden Ring
PC
  • Xiaomi 13 Series Dilaporkan Akan Rilis di China Pada 1 Desember Mendatang
  • Galaxy Tab S8 FE Akan Usung LCD dan S Pen dari Wacom
  • Snapdragon 8 Gen 2 Bakal Lebih Kencang 40% Dibandingkan Snapdragon 8 Gen 1
  • Apple Dilaporkan Tidak Akan Rilis Mac Baru Di Akhir Tahun Ini
  • MediaTek akan Rilis Dimensity 9200 pada November Mendatang, Bakal bersaing dengan Snapdragon 8 Gen 2