Dianggap Kasar, Pemain ini diblokir di semua game dan layanan Electronic Arts

Author

Andy Conscientia
Selasa, 25 Feb 2020 | 19:43 WIB

Pada November 2019 lalu, pemain sekaligus YouTuber Kurt0411 di blokir di salah satu event FIFA 20 oleh Electronics Arts. Baru-baru ini EA memblokir pemain tersebut di seluruh game dan layanan EA.

Dalam pernyataan yang dirilis pada hari ini, EA menjelaskan bahwa Kurt Fenech (Kurt0411) telah diblokir di semua game dan mengakses layanan EA karena berulang kali melakukan pelanggaran yang cukup serius.

Pernyataan yang dirilis di Twitter tersebut menjelaskan bahwa Fenech awalnya telah diblokir di kompetisi FIFA dan live event lainnya setelah ia mengancam karyawan EA dan pemain lainnya. Di hari pada saat Fenech diblokir, beberapa akun Twitter karyawan EA dibajak dan memposting dukungan terhadap Fenech. Beberapa karyawan di FIFA juga mengalami perlakuan kasar dari Fenech.

An Important message regarding FIFA player Kurt0411. pic.twitter.com/RcHu1hMCup— Electronic Arts (@EA) February 24, 2020

Fenech sendiri dinilai kritis terhadap EA di akun YouTube dan Twitter. Fenech juga menuduh EA telah bertindak seenaknya dan merilis kebohongan. Ia memang dikenal kritis terhadap beberapa aspek di game FIFA terbaru.

Dalam akun Twitternya ia pun mengungkap bahwa EA telah melakukan banyak hal pada FIFA tahun ini dan mereka mengacaukannya.

Ia pun merespon pemblokiran dirinya di game dan layanan EA.

End of the day I have never said anything I shouldn’t have. This is just deeper than anyone thinks. They didn’t want me competing at events cos they were scared I’d win them, now I’m the 2nd biggest streamer of their game and they’re scared I’ll overtake their golden boy— Kurt (@Kurt0411Fifa) February 24, 2020

Dalam pernyataan tersebut EA juga menyebut Fenech masih memposting kalimat kasar dan mengirim pesan ancaman dan video mengenai karyawan EA dan pemain lainnya di sosial media. Tak sampai disitu saja, Fenech juga mengajak pengguna sosial media melakukan hal yang sama seperti dirinya. Menurut EA pesan yang disampaikan oleh Fenech sudah melampaui batas dan menyerang secara verbal. Namun EA juga masih menerima kritikan maupun saran yang membangun.






Be the first to write a comment.



Dragon Quest The Adventure of Dai: A Hero’s Bonds akan mengakhiri layanan dalam beberapa bulan
Youtubers Life 2 sudah keluar di iOS dan Android
Developer Life is Strange Pamerkan Screenshot Dari Game Terbarunya
Trailer gameplay pertama Indus
UnderKnight hadir di perangkat Android dan iOS
Cyberpunk 2077: Phantom Liberty merupakan ekspansi dengan pendanaan terbesar dalam sejarah CD Projekt Red
Cook Serve Forever Akan Rilis di Early Access di Steam pada April Mendatang
The Pathless Akan Rilis di Xbox Series X|S, Xbox One dan Switch pada Februari Mendatang
Narcos: Cartel Wars Unlimited sudah keluar secara eksklusif untuk pelanggan Netflix
Disney Dreamlight Valley akan mendapatkan multiplayer tahun ini
Tanggal perilisan Valiant Hearts: Coming Home
Microsoft menutup metaverse miliknya
1. Brain Out
Android
2. RFS – Real Flight Simulator
Android
3. Grand Theft Auto: San Andreas
Android
4. Disney Sorcerer’s Arena
iOS
5. Counter-Strike: Global Offensive
PC
6. God of War
PC
7. Elden Ring
PC
  • Abxylute Umumkan Konsol Gaming Portable Terbarunya
  • Galaxy S23 Series Akan Usung RAM LPDDR5X
  • Samsung Konfirmasikan Jadwal Rilis dari Galaxy Unpacked untuk Galaxy S23 Series
  • TSMC Dilaporkan Akan Produksi Chipset Snapdragon 8 Gen 3 dalam Jumlah Besar
  • Samsung Dilaporkan Mulai Uji Coba One UI 5.1 Akan Rilis Bersama Galaxy S23 Series